Kumpulan Berita
Jenderal Kopassus ini mengatakan, tindakan tegas yang dilakukan prajurit TNI merupakan langkah terukur dan sah secara hukum.
Sementara, Komandan Operasi OPM Kodap XII Mayu Waliya tewas ditembak pasukan elite TNI AD tersebut.
Iwan menambahkan, pelaku sempat menghilang pada tahun 2014 usai melakukan aksi teror di sejumlah lokasi
Operasi ini merupakan tindak lanjut atas gugurnya Prajurit TNI saat sebuah operasi di wilayah Ugimba serta hilangnya satu pucuk senjata api jenis SS2 V4.
Operasi ini merupakan tindak lanjut atas insiden gugurnya Prajurit TNI dalam operasi di wilayah Ugimba.
Kristomei memastikan, setiap tindakan prajurit TNI dalam operasi untuk menghadapi kelompok bersenjata (OPM) dilaksanakan secara profesional.
Sebby mengatakan, Pan Haluka saat itu dari Kota Dekai menuju ke Markas Teroris TPNPB di Kimbule, hendak menyeberang melewati Kali Brasa.
Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas TNI.