Kumpulan Berita
Dia memastikan dan menegaskan, bahwa Pemerintah Selandia Baru menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada Pemerintah Indonesia.
Dia belum memastikan kapan pertemuan dengan KKB Papua tersebut akan terlaksana.
Peristiwa penembakan itu mengakibatkan seorang anggota polisi dan seorang warga menjadi korban.
Kendati demikian, dia belum memastikan kapan pertemuan dengan KKB Papua tersebut akan terlaksana.
Mathius D Fakhiri mengaku anggotanya ceroboh saat bertugas, sehingga bisa terjadi perampasan senjata api SS1 milik anak buahnya.
Tim Mobile Sakti juga mengamankan dua oknum masyarakat yang aktif sebagai simpatisan kelompok KKB tersebut.
Penguasaan terhadap markas KKB itu terjadi setelah seminggu melakukan pencarian terhitung sejak 21 Januari 2024.