Kumpulan Berita
Imparsial menilai investigasi kematian lima peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih tidak cukup apabila hanya melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kementerian Pertahanan (Kemhan) seharusnya menggandeng kepolisian dan Komnas HAM dalam mengusut kematian lima peserta tersebut.
Setelah berdialog di rumah duka, Dudung beserta rombongan langsung melakukan ziarah ke makam almarhum untuk mendoakan dan memberikan penghormatan terakhir.
Rico memastikan, kegiatan itu tidak lagi menjadi bagian dalam pelaksanaan latihan pembekalan bela negara dan manajerial.
Pihak Istana memastikan dalam waktu dekat akan menyampaikan update terkait lima orang calon manajer kopdes yang meninggal.
Latsarmil untuk para calon manajer Kopdes menjadi sorotan terkait rangkaian kematian para peserta ini.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap terdapat lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang meninggal dunia saat mengikuti Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)/Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Korban terbaru tercatat meninggal pada Jumat 26 Juni 2026 kemarin.
Dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil).
Evaluasi itu mencakup mekanisme seleksi kesehatan, pengawasan medis, penanganan peserta dengan kondisi kesehatan khusus, hingga sistem komunikasi dan pelaporan.