Kumpulan Berita
Korut juga menuduh AS dan Korsel memperluas latihan militer bersama.
Rudal itu diluncurkan tak lama setelah pukul 11.00 waktu setempat.
Klaim itu muncul setelah Korea Utara menambakkan rudal balistik sebagai peringatan terhadap AS.
Rudal itu terbang sekitar 1.000 km (620 mil) mendarat di perairan barat Jepang.
Agen itu dilaporkan merupakan salah satu pejabat di Biro 10, badan rahasia yang memantau komunikasi internal dan eksternal di Korea Utara.
Korut telah melakukan beberapa pelunucran rudal sebagai tanggapan atas latihan militer AS dan Korea Selatan.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Jumat (10/3/2023) memerintahkan pihak militer untuk mengintensifkan latihan.
Bom dan amunisi tersebut diyakini berasal dari masa Perang Korea 1950-1953.