Kumpulan Berita
Pada Minggu (6/10/2024) larut malam, pinggiran selatan Beirut kembali dibom Israel dengan bola api besar dan ledakan keras di atas cakrawala yang gelap.
Sebuah organisasi kesehatan yang berafiliasi dengan Hizbullah mengatakan bahwa 11 paramedis telah tewas dalam 24 jam terakhir.
Obrolan dapat terputus oleh gemuruh pemboman Israel, atau suara tembakan roket Hizbullah, yang dapat menarik tembakan masuk.
Bagi Rusia, negaranya, perang yang meluas antara Israel dan negara-negara tetangganya juga sulit di tingkat strategis.
Israel melakukan serangan besar di pinggiran selatan Beirut pada Kamis (3/10/2024) malam yang menurut Axios menargetkan Hashem Safieddine di bunker bawah tanah.
Kanada telah mendaftarkan 6.000 orang untuk meninggalkan negara itu dan para pejabat berusaha mengevakuasi 2.500 orang lagi selama akhir pekan.
Serangan itu terjadi segera setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi bagi penduduk gedung-gedung tertentu di wilayah ibu kota Lebanon itu.
Pihaknya terus melakukan pendekatan tanpa paksaan kepada para WNI agar mau dievakuasi akibat peperangan yang semakin memanas di Timur Tengah.