Kumpulan Berita
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua, mengirimkan total 10 sampel DNA ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Jakarta, untuk memastikan identitas korban ledakan bom peninggalan Perang Dunia (PD) II di Biak Numfor, Papua.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi, mengatakan tengah memeriksa tiga orang saksi dalam kasus ledakan galian proyek air bersih di kawasan Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan pada Senin (8/6/2026) pagi. Saat ini, polisi masih mendalami ada tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut.
Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin, membeberkan penyebab ledakan yang terjadi di lokasi galian pipa air bersih di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Ledakan diduga terjadi setelah alat pengebor mengenai kabel PLN bertegangan tinggi yang berada di bawah tanah.
Sebuah ledakan terjadi di kawasan Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Akibat peristiwa tersebut, dua orang mengalami luka-luka.
Lima orang tewas akibat ledakan bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Selain itu, terdapat tiga korban lainnya yang masih dalam pencarian.
Ledakan bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor, Papua menelan korban. Polda Papua mengungkap data terkini ada lima orang tewas, dan 19 lainnya terluka, serta 55 warga mengungsi.
Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II terjadi di Kabupaten Biak Numfor, Papua, dan menewaskan lima orang warga. Peristiwa tersebut juga menyebabkan sejumlah korban lainnya masih dalam pencarian.
Bom yang diduga sisa Perang Dunia (PD) II meledak di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Lima orang dikabarkan tewas dan tiga lainnya masih hilang akibat ledakan tersebut.