Kumpulan Berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Luky Alfirman, menjadi calon pejabat sementara Ketua LPS
Kenapa banyak bank tutup di 2025? Ini penyebabnya. Terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Disky Suryajaya.
LPS menyoroti pertumbuhan simpanan nasabah kaya di atas Rp5 miliar lebih cepat dibandingkan nasabah dengan simpanan di bawah Rp100 juta.
Hingga Agustus 2025, 23 bank di Indonesia bangkrut, termasuk BPR Disky Suryajaya. OJK mencabut izin demi kesehatan industri perbankan, LPS menjamin simpanan nasabah. Tata kelola lemah dan persaingan ketat jadi penyebab.
Hingga Agustus 2025, 23 bank di Indonesia bangkrut, didominasi BPR. OJK mencabut izin usaha, LPS menjamin simpanan nasabah. Tata kelola buruk dan keterbatasan modal menjadi penyebab utama. Kepercayaan publik jadi kunci.
Bank bangkrut di Indonesia kembali bertambah dan kini totalnya menjadi 23 bank hingga Agustus 2025.
Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Indonesia kembali tutup. Kini total 3 BPR hingga Agustus 2025
Panitia Seleksi (Pansel) pemilihan calon Ketua Dewan Komisoner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) periode 2025-2030 telah menetapkan tiga nama kandidat yang akan melangkah ke tahap berikutnya.