Kumpulan Berita

Maritim


Hot Issue
29 June 2026

Pertamina Marine Bukukan Laba Rp127 Miliar di Tengah Dinamika Maritim dan Energi

PMSol mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,64 triliun, meningkat 20,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp127,02 miliar

Hot Issue
4 May 2026

90% Perdagangan Dunia Lewat Laut, RI Andalkan Kapal untuk Distribusi BBM dan LPG

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, konektivitas laut menjadi elemen penting dalam menjaga distribusi energi nasional.

Hot Issue
19 April 2026

RI Jajaki Penguatan Layanan Klasifikasi Kapal dengan Otoritas Maritim China

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan klasifikasi kapal di pasar internasional.

Hot Issue
28 March 2026

RI Perkuat Jejaring Industri Maritim di Asia Pacific Maritime 2026

APM membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida.

Hot Issue
28 January 2026

Perluas Layanan Maritim, RI Perkuat Kerja Sama dengan Otoritas China

Indonesia berupaya memperluas layanan maritim di kancah internasional, salah satunya melalui kunjungan resmi ke otoritas keselamatan maritim China.

Hot Issue
24 January 2026

Keselamatan dan Mutu Pelayaran RI Kini Diakui Internasional

Indonesia menegaskan komitmen pemenuhan standar mutu internasional dalam jasa klasifikasi dan statutoria

Nasional
21 January 2026

Bertemu PM Inggris, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Maritim hingga Pendidikan

Indonesia dan Inggris sepakat memperkuat kerja sama di bidang maritim dan pendidikan. Kesepakatan tersebut disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto usai bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Kantor PM Inggris, London.

Hot Issue
7 January 2026

Geopolitik Global hingga Konflik Kawasan Diprediksi Tekan Sektor Maritim Indonesia di 2026

Sektor maritim Indonesia diperkirakan menghadapi tekanan berat sepanjang 2026 seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global, gangguan rantai pasok, serta risiko keamanan di jalur pelayaran utama dunia. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong kenaikan biaya logistik, memperbesar risiko distribusi barang, dan menekan daya saing ekonomi nasional yang sangat bergantung pada transportasi laut.