Kumpulan Berita
Pemerintah mempercepat pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ketahanan pangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya melaporkan harga beras nasional pada pekan ketiga September berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP).
Dugaan praktik tersebut ditaksir menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp89 triliun.
Pemerintah mengandalkan pompanisasi, penguatan irigasi, hingga penggunaan benih tahan kekeringan untuk menjaga produksi pangan.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) sekaligus menjaga produksi padi di tengah musim kering.
Pemerintah juga menyiapkan benih gratis serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu petani terdampak kembali berproduksi.
Amran menjelaskan, pencopotan dilakukan terkait dugaan penyimpangan uang bernilai miliaran rupiah.
Produksi beras nasional diproyeksikan mencapai 34,77 juta ton, sementara kebutuhan dalam negeri diperkirakan 31,10 juta ton.