Kumpulan Berita
Dugaan praktik tersebut ditaksir menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp89 triliun.
Pemerintah segera menarik dari peredaran 25 merek beras fortifikasi yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) berdasarkan hasil pemeriksaan mutu
Pemerintah mengandalkan pompanisasi, penguatan irigasi, hingga penggunaan benih tahan kekeringan untuk menjaga produksi pangan.
Pemerintah juga menyiapkan benih gratis serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk membantu petani terdampak kembali berproduksi.
Kepastian tersebut disampaikannya saat meninjau langsung penanganan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Amran menjelaskan, pencopotan dilakukan terkait dugaan penyimpangan uang bernilai miliaran rupiah.
Langkah tersebut menjadi salah satu opsi di tengah temuan dugaan praktik curang dalam tata niaga beras fortifikasi.
Mentan menawarkan Konwil Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya, Tiara Devi untuk berdinas di Kementerian Pertanian