Kumpulan Berita
Pemberian itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2026 tentang Penganuegarahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama.
Irwasum Polri mengatakan, almarhumah Ibu Meriyati Hoegeng, seorang istri, seorang ibu dan pribadi sederhana, tapi memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan sejarah Polri dan bangsa.
Jenderal Hoegeng sendiri merupakan sosok yang sederhana. Bahkan, istrinya sempat berjualan kembang untuk menyambung hidup.
Aditya menyebut ibunda mengalami cedera di bagian paha sejak 2020.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jenazah Eyang Meri tiba pukul 16.13 WIB.