Kumpulan Berita
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus mendorong peningkatan produksi migas nasional, salah satunya melalui optimalisasi teknologi di lapangan. Upaya yang saat ini gencar dikampenyakan bersama K3S adalah program Triple 100 (100 sumur eksplorasi, 100 multi-stage fracturing/multi-layer fracturing, dan 100 tambahan sumur pengembangan).
Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai dampak berganda (multiplier effect) yang dihasilkan dari aktivitas operasionalnya.
PT Saka Energi Indonesia (SAKA) menargetkan pencapaian produksi net estimasi sebesar 24.000 BOEPD sebagai bagian dari strategi menjaga kesinambungan produksi dan memperkuat kontribusi terhadap ketahanan energi di 2026.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan perhatian serius terhadap penerapan manajemen risiko di perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi (migas). Faktor mitigasi terhadap risiko menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan guna mencegah bahaya pada operasional di sektor energi.
Praktisi migas senior sekaligus mantan Kepala BP Migas Kardaya Warnika mengingatkan risiko besar berupa pidana dalam tata kelola pengadaan di sektor hulu migas.
Proses penawaran Participating Interest (PI) maksimum 10% di Wilayah Kerja (WK) Jabung berlanjut.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan saat ini ada sekitar 300 sumur yang telah mengantongi Plan of Development (POD) namun tidak kunjung melakukan produksi.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), merumuskan arah kebijakan bersama dalam membangun Grand Design Pengamanan Hulu Migas 2025-2030. Dengan menggandeng pemerintah, aparat keamanan dan sektor swasta.