Kumpulan Berita
Penemuan sumur minyak baru di Struktur Abab, Sumatera Selatan, diperkirakan memiliki potensi produksi awal hingga 505
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan lonjakan harga minyak dunia hingga menyentuh level USD100 per barel masih berada dalam koridor Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah pun memastikan tetap mampu mengelola dampaknya, termasuk menjaga stabilitas subsidi energi.
Di tengah ketidakpastian konflik Timur Tengah, kebijakan buka-tutup di Selat Hormuz menjadi sinyal positif bagi ketahanan energi Indonesia. Jalur vital yang selama ini menjadi urat nadi distribusi minyak dunia itu kini mulai memberi ruang bagi kapal-kapal dari negara non-konflik untuk tetap melintas.
Kenaikan ini dipicu meningkatnya serangan Iran terhadap fasilitas minyak dan transportasi di berbagai wilayah Timur Tengah
Pada saat yang sama, tekanan global juga tercermin dari penguatan dolar AS, yang membuat nilai tukar rupiah menembus level Rp17.000 per dolar AS
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini telah menyentuh level USD113,68 per barel belum memberikan dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi di dalam negeri. Hal ini disampaikannya usai meninjau langsung kondisi perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026).
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) diminta menjual hasil produksi minyaknya kepada Pertamina
Pemerintah mengalihkan impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS).