Kumpulan Berita
AS akan menguasai cadangan minyak Venezuela. Donald Trump menyatakan akan mengambil alih pengelolaan cadangan minyak Venezuela.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan lifting minyak bumi tercatat mencapai 605,3 ribu barel per hari (MBOPD)
Pemerintah akan menghentikan impor solar mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut akan ditopang oleh peningkatan kapasitas produksi dalam negeri, khususnya setelah beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan milik PT Pertamina (Persero).
Pemerintah memastikan ketegangan geopolitik menyusul serangan Amerika Serikat ke Venezuela belum berdampak terhadap kondisi perminyakan di dalam negeri. Hingga saat ini, pasokan minyak mentah dan harga energi di Tanah Air masih dalam kondisi stabil.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah masih memantau perkembangan dan dampaknya terhadap harga minyak dunia imbas ditangkapnya Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.
Adu pemilik cadangan minyak terbesar Venezuela dengan Iran, Arab, bak langit dan bumi. Venezuela memiliki 303 miliar barel.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengambil alih cadangan minyak Venezuela. Langkah itu mencakup perekrutan perusahaan-perusahaan AS untuk menginvestasikan miliaran dolar guna memulihkan industri minyak negara tersebut yang kini hancur.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Amerika Serikat (AS) telah mengambil alih cadangan minyak Venezuela. Langkah itu mencakup perekrutan perusahaan-perusahaan AS untuk menginvestasikan miliaran dolar guna memulihkan industri minyak negara tersebut yang kini hancur.