Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah mengupayakan penguatan distribusi minyak goreng rakyat atau Minyakita dengan meningkatkan peran BUMN Pangan. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas harga di pasar tetap terjaga dan memperkecil ruang bagi spekulasi harga.
Harga minyak goreng rakyat merek Minyakita dalam kondisi stabil dengan pasokan yang aman di seluruh wilayah Indonesia. Kepastian ini disampaikan Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.
Rencana ini merupakan respons atas keterbatasan stok Minyakita di pasaran yang berdampak pada kenaikan harga dan memicu inflasi.
Harga minyak goreng Minyakita masih ditemukan dijual di atas HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Minyakita masih dijual di kisaran Rp17.500 hingga Rp18.000 per liter oleh sejumlah pedagang.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mendapati minyak goreng rakyat merek Minyakita dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kebayoran, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
Perum Bulog yang termasuk Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan bakal menjaga stok Minyakita dan beras yang beredar di pasaran selama Ramadhan 2026. Termasuk pemenuhan kebutuhan di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Banten yang bakal dipasok dari cadangan stok ratusan ribu beras medium dan satu juta liter Minyakita.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan MinyaKita kepada jutaan keluarga di seluruh Indonesia.