Kumpulan Berita

MNCTV


MNCTV Channel
1 September 2025

Di Mana Ahmad Sahroni saat Rumah Dijarah Massa?

Massa menggeruduk rumah anggota DPR Ahmad Sahroni di Tanjung Priok setelah berkumpul di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Aksi ini terjadi setelah pernyataan Sahroni yang kontroversial terkait tunjangan anggota Dewan. Kerusuhan juga terjadi di Jakarta Timur dan Makassar.

MNCTV Channel
1 September 2025

Wapres Gibran Jenguk Korban Bentrok Massa di RSCM dan RS Pelni

Wapres Gibran menjenguk korban bentrok massa di RSCM dan RS Pelni, Jakarta. Ia memberikan dukungan moril dan memastikan fasilitas publik segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat kembali normal. (179 karakter)

TV Scoop
28 August 2025

Ambyar Awards 2025, Ajang Penghargaan Insan Dangdut Tanah Air

Ambyar Awards 2025 akan dimeriahkan Inul Daratista hingga Band Bagindas.

MNCTV Channel
25 August 2025

Saling Serang dengan Batu, Tawuran Pelajar Dibubarkan Warga

Tawuran antar pelajar terjadi di Boyolali, Jawa Tengah. Aksi lempar batu merusak fasilitas umum dan kendaraan. Polisi mengamankan sejumlah pelajar yang terpengaruh miras dan menyerahkan mereka ke orang tua.

TV Scoop
21 August 2025

Family 100: 1.000 Cerita, 1.000 Air Mata

Setiap episode bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga perjalanan emosional yang menghadirkan cerita nyata kehidupan keluarga Indonesia.

MNCTV Channel
20 August 2025

Waria Curi Anting Bocah di Tanjung Priok, Diamuk Warga!

Seorang waria pengamen di Tanjung Priok, Jakarta Utara, diamuk warga usai mencuri anting emas seorang bocah perempuan. Pelaku mendekati korban dengan modus merapikan rambut, lalu menukar anting emas dengan anting mainan.

MNCTV Channel
11 August 2025

Keluarga Prada Lucky Tuntut Keadilan: Pelaku Jangan Dilindungi!

Keluarga Prada Lucky Cepril Saputra Namo, prajurit TNI yang tewas diduga akibat penganiayaan senior, menuntut keadilan. Sementara itu pemakaman militer diiringi isak tangis. Empat orang diperiksa dalam kasus ini.

MNCTV Channel
11 August 2025

Polisi Penembak Siswa SMK Divonis 15 Tahun Penjara

Aipda Robig Zainuddin, polisi penembak siswa SMK di Semarang, divonis 15 tahun penjara dan denda Rp200 juta. Keluarga korban menyambut putusan meski mendesak pemecatan terdakwa. Pihak terdakwa mengajukan banding.