Kumpulan Berita
Musim hujan di awal tahun kerap diiringi cuaca dingin dan tak menentu. Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan terserang berbagai penyakit, terutama flu dan infeksi saluran pernapasan. Udara dingin serta tingkat kelembapan yang tinggi dapat menurunkan daya tahan tubuh jika tidak diantisipasi dengan baik.
Musim hujan sering kali membawa perubahan udara dan kelembapan yang signifikan. Kondisi ini dapat memengaruhi daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko berbagai penyakit. Oleh karena itu, menjaga kesehatan selama musim hujan menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.
Musim hujan kerap memicu meningkatnya kasus penyakit pada anak. Perubahan cuaca yang ekstrem, kelembapan tinggi, serta penyebaran virus dan bakteri yang lebih cepat membuat anak lebih rentan mengalami demam.
Jas hujan menjadi perlengkapan yang wajib dibawa pemotor saat musim hujan.
Musim hujan patut diwaspadai masyarakat lantaran menjadi sarang penyakit yang bisa mengancam kesehatan tubuh.
Musim hujan akan meluas secara bertahap ke wilayah selatan dan timur, dengan puncak musim hujan diprediksi banyak terjadi pada bulan November hingga Desember
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa air hujan di Jakarta mengandung partikel mikroplastik berbahaya yang berasal dari aktivitas manusia di perkotaan. Temuan ini menjadi peringatan bahwa polusi plastik kini tidak hanya mencemari tanah dan laut, tetapi juga atmosfer.
Memasuki bulan Oktober, sejumlah wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Salah satu dampak yang sering muncul saat musim hujan adalah kehadiran laron yang beterbangan di sekitar rumah pada malam hari.