Kumpulan Berita
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah membuat keputusan untuk menyebar nyamuk Wolbachia di lima wilayah di Indonesia.
Malah, program konvensional Kementerian Kesehatan dinilai jauh lebih efektif dalam menekan angka kasus demam berdarah.
Pembahasan mengenai nyamuk dengan bakteri Wolbachia mengemuka seiring upaya Kementerian Kesehatan yang menebar jentik nyamuk Aedes aegypti mengandung bakteri Wolbachia.
Masyarakat diminta untuk lebih mengenal teknologi wolbachia.
Apakah kamu tahu nyamuk Wolbachia?
Nyamuk wolbachia disebut picu kemunculan penyakit baru.
Program nyamuk Wolbachia sebagai salah satu cara untuk menurunkan risiko terjadinya Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof Zubairi Djoerban menjelaskan, Wolbachia adalah semacam bakteri yang ditemukan pada sekitar 60 Persen dari semua jenis serangga termasuk kupu-kupu dan lebah.