Kumpulan Berita
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah berhasil memicu hujan di sejumlah wilayah.
OMC digelar di berbagai wlayah di Kalimantan dari akhir Juli hingga Agustus ini.
Pemerintah pusat terus berkoordinasi pihak terkait untuk melakukan pemadaman kebakaran.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan langkah preventif perlu dikuatkan demi mengendalikan sekaligus mengurangi risiko kebakaran hutan.
Ia menjelaskan, seluruh armada tersebut masih beroperasi hingga 31 Januari 2026 dan akan terus dievaluasi.
Operasi modifikasi cuaca akan dilanjutkan jika cuaca ekstrem masih terus melanda Jakarta.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan mengatakan, operasi modifikasi cuaca untuk meminimalisir cuaca ekstrem.
Ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta.