Kumpulan Berita
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras tindakan militer Israel, yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Alsattari menyampaikan bahwa Palestina akan terus melanjutkan perjuangan hingga mencapai kemerdekaan.
Andi menyatakan, pihaknya mengecam tindakan tersebut. Sebab kata dia, rombongan yang diperkirakan berjumlah 100 orang itu tidak membawa senjata.
Pada November 1947, Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi yang membagi Palestina menjadi dua negara, satu Yahudi dan satu Arab, dengan Yerusalem di bawah pemerintahan PBB.
Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina saat merayakan trofi Liga Spanyol bersama Barcelona.
Kemlu menilai serangan Israel terhadap kapal bantuan itu tidak sah. Kemlu juga menyatakan Israel telah melanggar hukum internasional.
Setelah menahan para peserta, menghancurkan mesin dan mengganggu komunikasi, [pasukan Israel] mundur, menculik para peserta atau sengaja meninggalkan warga sipil terdampar di kapal-kapal yang rusak.
Sugiono menegaskan, bahwa hubungan Indonesia-Filipina mencerminkan kemitraan erat sebagai sesama anggota pendiri ASEAN.