Kumpulan Berita
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapatkan pendanaan internasional setelah tiga proyek strategisnya resmi terdaftar dalam Green Book 2026 yang diterbitkan Bappenas.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) meraup laba bersih setelah pajak mencapai USD165 juta atau setara Rp2,8 triliun pada 2025.
Perusahaan teknologi energi global, SLB dan Star Energy Geothermal memperluas pengembangan panas bumi di Indonesia melalui kesepakatan perencanaan proyek dan layanan pengeboran terintegrasi untuk proyek Sekincau. Kerja sama ini menargetkan penguatan desain lapangan, pemetaan bawah permukaan, serta evaluasi potensi baru termasuk di Amerika Utara, guna meningkatkan efisiensi, menekan risiko proyek, dan mempercepat realisasi panas bumi sebagai sumber energi andal dan rendah emisi.
Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Wayang Windu di Jawa Barat akan meningkatkan kapasitas dengan inisiatif modernisasi yang sedang dilakukan. PLTP itu telah memainkan peran penting dalam pasokan listrik Indonesia selama beberapa dekade terakhir.
Industri panas bumi memiliki peran penting terhadap ketahanan ekonomi dan energi nasional.
Saat ini, potensi besar energi panas dari dalam bumi yang dimiliki Indonesia menjadikan sebagai negara dengan cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia.
Ini merupakan wujud komitmen BNI dalam mempercepat transisi energi bersih dan mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia.
Indonesia mempercepat transisi energi bersih dengan membangun PLTP Ulubelu dan Lahendong. Proyek ini digarap konsorsium PLN Indonesia Power dan Pertamina Geothermal Energy, mendukung target Net Zero Emission 2060 dan bauran energi terbarukan.