Kumpulan Berita
Industri pariwisata masih menghadapi dampak gejolak geopolitik dan kondisi ekonomi global.
Gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 menjadi momentum bagi Jakarta untuk memperkuat perannya sebagai penghubung antara industri pariwisata Indonesia dan pasar internasional.
Potensi pasar pariwisata Indonesia terus diperluas melalui berbagai forum bisnis yang mempertemukan pelaku industri dalam negeri dengan mitra internasional.
Kekayaan pariwisata Indonesia membuka ruang luas bagi kreator untuk memperkenalkan berbagai destinasi dan budaya lokal kepada audiens yang lebih luas.
Menpar Widiyanti Putri Wardhana apresiasi Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 sebagai salah satu event unggulan nasional.
Industri pariwisata Asia Tenggara diproyeksikan terus tumbuh hingga mencapai nilai USD67,4 miliar pada 2031, meningkat dua kali lipat dibandingkan USD35,5 miliat pada 2025. Pertumbuhan tersebut menempatkan kawasan ini sebagai salah satu pasar perjalanan dengan perkembangan tercepat di dunia dan diperkirakan menyumbang sekitar 15,4 persen terhadap permintaan perjalanan global.
Tingkat okupansi hotel mewah disebut telah kembali ke level sebelum pandemi, didorong meningkatnya permintaan wisata kelas atas serta berkembangnya investasi properti pariwisata, khususnya di Bali.
Pemerintah Indonesia dan Jepang memperkuat kerja sama bilateral di bidang pariwisata melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC).