Kumpulan Berita
Kekayaan pariwisata Indonesia membuka ruang luas bagi kreator untuk memperkenalkan berbagai destinasi dan budaya lokal kepada audiens yang lebih luas.
Menpar Widiyanti Putri Wardhana apresiasi Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 sebagai salah satu event unggulan nasional.
Industri pariwisata Asia Tenggara diproyeksikan terus tumbuh hingga mencapai nilai USD67,4 miliar pada 2031, meningkat dua kali lipat dibandingkan USD35,5 miliat pada 2025. Pertumbuhan tersebut menempatkan kawasan ini sebagai salah satu pasar perjalanan dengan perkembangan tercepat di dunia dan diperkirakan menyumbang sekitar 15,4 persen terhadap permintaan perjalanan global.
Tingkat okupansi hotel mewah disebut telah kembali ke level sebelum pandemi, didorong meningkatnya permintaan wisata kelas atas serta berkembangnya investasi properti pariwisata, khususnya di Bali.
Pemerintah Indonesia dan Jepang memperkuat kerja sama bilateral di bidang pariwisata melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai Indonesia perlu segera melakukan reformasi sektor pariwisata guna memitigasi dampak krisis global, khususnya akibat konflik di Timur Tengah.
Sektor pariwisata Indonesia berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional sepanjang tahun 2025. Di tengah berbagai tantangan global, pariwisata tetap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi dengan sumbangan kuat terhadap produk domestik bruto (PDB) dan devisa negara.
Kunjungan wisman Juli 2025 mencapai 1,48 juta, naik 4,62% (MoM) dan 13,01% (YoY). Malaysia masih menjadi negara asal wisman terbanyak. Bali menjadi pintu masuk utama dengan dominasi wisman Australia. Wisnus capai 100,2 juta perjalanan.