Kumpulan Berita
IHSG turun 0,56% sehingga ditutup pada level 6.127,381 dari posisi 6.162,045 pada pekan lalu.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mulai mengimplementasikan sistem Liquidity Provider (penyedia likuiditas) saham pada hari ini.
Percepatan demutualisasi bursa, reformasi tata kelola, dan rencana roadshow internasional untuk memperkuat keterbukaan informasi
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, memutuskan mundur dari jabatannya menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berujung pada penghentian sementara perdagangan selama dua hari berturut-turut, yakni pada 27 dan 28 Januari 2026.
Pasar keuangan Indonesia membuka 2026 dengan sentimen positif, ditandai lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan
Investor bersiap menghadapi serangkaian data ekonomi penting pada pekan ini.
Wall Street anjlok akibat Trump mengenakan tarif 100% untuk produk China, memicu kekhawatiran perang dagang. Saham Big Tech seperti Amazon, Tesla, dan Nvidia terpukul. Langkah ini menambah ketidakpastian pasar dan memicu volatilitas.
IHSG menguat pada sesi I perdagangan Selasa (7/10/2025), naik 0,53% ke level 8.182. Sektor energi memimpin penguatan, dengan transaksi mencapai Rp17,6 triliun. Saham ASLI, TRIN, dan FOLK menjadi top gainers.