Kumpulan Berita
Para ilmuwan memastikan virus corona bermutasi kira-kira setiap 15 hari sekali dan terus menjinak.
Ilmuwan dari Universitas Cranfield mengembangkan perangkat deteksi virus corona berbasis kertas.
Penelitian akan menyelidiki respons kekebalan tubuh terhadap penyakit dan virus menular.
Pada zaman dinosaurus atau puluhan juta tahun lalu, Antartika tidak bersuhu rendah seperti saat ini.
Para peneliti di Universitas Carnegie Mellon mengungkapkan mereka membuat aplikasi yang mampu mendeteksi virus corona hanya dengan suara.
Peneliti terus mengembangkan cara untuk menangani virus corona.
Peneliti telah bekerja untuk mengembangkan tes untuk mendeteksi antibodi terhadap SARS-CoV-2.
Riset ilmuwan mengungkap bahwa panda memiliki warna selain hitam dan putih.