Kumpulan Berita
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Heni Hamidah memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI), yang menjadi korban dalam insiden penembakan di depan Masjid Islamic Center of San Diego (ICSD), California, Amerika Serikat, pada Senin 18 Mei 2026.
Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan tersangka pelaku diketahui bernama Salvador Ramos yang berusia 18 tahun.
Seorang petugas kepolisian terluka dalam insiden ini.
Insiden ini terjadi di saat polisi pembunuh George Floyd dinyatakan bersalah oleh pengadilan.
Seorang saksi mata mengatakan melihat mayat tergeletak di lantai.
Ini adalah penembakan terbaru dari serangkaian insiden serupa yang terjadi sejak pertengahan Maret.
Seorang tersangka telah ditangkap oleh pihak keamanan.
Sebagian besar korban adalah wanita Asia.