Kumpulan Berita
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan penerbangan internasional tetap beroperasi di tengah geopolitik Timur Tengah. Pernyataan tersebut menanggapi isu yang beredar soal penerbangan internasional disetop imbas perang AS-Israel vs Iran yang sudah berlangsung sejak 28 Februari lalu.
AirNav Indonesia menyatakan ruang udara Iran masih ditutup hingga 22 Maret 2026 sehingga sejumlah penerbangan internasional dari Indonesia menuju kawasan Timur Tengah dan Eropa harus menyesuaikan rute dengan memutar untuk menghindari wilayah konflik.
Maskapai yang membatalkan operasionalnya kebanyakan rute yang melewati kawasan Timur Tengah.
Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju rute Timur Tengah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, diminta untuk aktif memantau status penerbangan.
Minat penerbangan ke luar negeri meningkat, sementara jumlah penumpang penerbangan domestik justru mengalami penurunan.
Menhub mengevaluasi status bandara internasional. Jika dalam 2 tahun sepi, status bisa dicabut. Tujuannya, memaksimalkan opsi maskapai dan dongkrak turis asing. Trafik internasional pulih lebih cepat dari domestik pasca Covid-19.
Siapa pemilik maskapai BBN Airlines yang resmi tutup semua rute penerbangan di Indonesia?
Penampakan Bandara Ahmad Yani Semarang sepi bak kuburan.