Kumpulan Berita
Penyakit Campak sering dianggap sebagai penyakit yang hanya dialami anak-anak. Namun kenyataannya, orang dewasa juga bisa terinfeksi virus ini, terutama jika belum mendapatkan vaksinasi lengkap atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan perkembangan terkini situasi campak nasional dan global. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah masih ditemukannya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di sejumlah wilayah Indonesia.
Kementerian Kesehatan mengungkap kasus demam berdarah dengue yang masih menjadi momok menakutkan di masyarakat. Tak hanya di Indonesia, lonjakan dengue juga terjadi di kawasan ASEAN sehingga perlu kolaborasi di masing-masing negara.
Kementerian Kesehatan mengingatkan warga terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk mewaspadai meningkatnya risiko penyakit menular di lokasi pengungsian.
Dinkes DKI Jakarta mengingatkan pentingnya pencegahan penyakit campak sejak dari rumah. Berbagai upaya dan langkah cepat pun telah dilakukan agar kasus tersebut tidak meluas.
20 anak di Sumenep meninggal akibat campak sejak Februari 2025. Menkes Budi Gunadi Sadikin mendorong vaksinasi massal sebagai upaya pencegahan. Pemerintah menargetkan imunisasi 70 ribu anak dalam 2 minggu dan memperketat pengawasan.
Wabah campak di Sumenep ditetapkan sebagai KLB dengan 2.035 kasus. Kenali gejala campak (demam, batuk, ruam), penyebab (rendahnya imunisasi), dan penanganan (ORI) untuk melindungi anak dan mencegah penyebaran.
Musim kemarau basah belakangan menjadi perhatian publik. Indonesia dilanda musim panas, namun juga diguyur hujan beberapa kali.