Kumpulan Berita
Inggris belum berkomentar mengenai penggunaan rudalnya untuk menyerang Rusia.
Pejabat AS mengatakan bahwa ranjau ini diharap dappat menghambat gerak maju pasukan Rusia yang dengan cepat merebut sejumlah wilayah Ukraina timur.
Rusia mengatakan serangan tersebut tak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.
Pejabat Rusia memperingatkan bahwa Moskow akan mengambil tindakan balasan yang sesuai atas keputusan tersebut.
Langkah AS ini menjadi eskalasi besar dan dikhawatirkan memicu perang yang lebih luas.
Laporan itu menyebutkan bahwa Ukraina tidak membutuhkan biaya besar untuk membuat bom nuklir dan dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Korea Utara menekankan bahwa pengerahan tentaranya sejalan dengan hukum internasional.
Howitzer itu memiliki kostumisasi yang mengiklankan pempek Palembang di kedua sisinya.