Kumpulan Berita
Perkosaan itu terjadi berkali-kali selama 14 tahun.
Tuduhan perkosaan itu mulai beredar sejak pekan lalu.
Sigit mengatakan, tragedi ini mengungkapkan kembali buruknya kualitas jaringan internet di beberapa wilayah.
MG menceritakan, peristiwa ini terjadi pada 2016, saat itu dia sedang berkuliah. Ia mengaku baru kenal tersangka saat nongkrong di sebuah kafe.
Pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena khilaf.
Kematian gadis berusia 19 tahun itu meicu protes keras pada pemerintah.
Pelaku ditangkap warga desa yang lewat dan mendengar teriakan si nenek.
Kejadian itu memicu kemarahan publik di Kerala.