Kumpulan Berita
Komisi XII DPR RI dorong impor BBM untuk SPBU asing demi kompetisi sehat dan investasi. SPBU asing tak jual BBM subsidi, tak ancam Pertamina, justru beri opsi ke konsumen.
Menteri ESDM capai 4 kesepakatan dengan SPBU swasta (BP-AKR, Shell, VIVO, Exxon) untuk atasi kelangkaan BBM. Penambahan pasokan lewat Pertamina, skema joint surveyor, transparansi harga, dan implementasi cepat jadi kunci.
Pertamina akan fokus pada bisnis migas dan EBT, serta merestrukturisasi portofolio dengan melepas sejumlah anak usaha non-inti seperti layanan kesehatan, hospitality, dan asuransi. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan nilai tambah di ekosistem BUMN energi.
Hasan Nasbi, mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), diangkat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero).
SPBU swasta sepakat membeli base fuel (bahan bakar murni) dari Pertamina melalui skema impor baru. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin pasokan akan tiba dalam 7 hari, tanpa mengganggu stok BBM Pertamina. Surveyor akan dilibatkan untuk menjaga kualitas.
Presiden Prabowo Subianto instruksikan Pertamina jaga harga BBM stabil meski SPBU swasta beli dari mereka. Pertamina jamin keterbukaan bisnis, tak cari untung, dan jaga kualitas BBM.
Presiden Prabowo Subianto memanggil Dirut Pertamina untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM di SPBU swasta hingga akhir 2025. Pertamina diminta transparan dan menjaga harga di konsumen.
Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih kompetitif dengan SPBU swasta seperti Shell, Vivo dan BP.