Kumpulan Berita
Pemerintah berencana memperpanjang BSU hingga kuartal III dan IV 2025, memberikan Rp600 ribu kepada pekerja. Bantuan ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi menjelang Natal dan Tahun Baru.
Ketua IBC, Arsjad Rasjid menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang diiringi pemerataan kesejahteraan untuk mencapai visi Indonesia Maju. Pertumbuhan 8% harus inklusif dan dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Penguatan ekspor juga krusial.
Airlangga Hartarto menilai konsep Indonesia Incorporated merupakan kunci untuk menjaga ketahanan.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tembus di atas 5% pada akhir tahun 2025. Didukung oleh neraca pembayaran sehat, inflasi rendah, dan komitmen BI menjaga stabilitas rupiah.
Pemerintah luncurkan Kredit Industri Padat Karya (KIPK) hingga Rp10 Miliar untuk sektor pakaian, sepatu, dan mainan anak. Tujuannya menopang modal kerja, daya saing, dan lapangan kerja. Jawa Barat jadi fokus awal penyaluran. Kredit Alsintan juga digencarkan.
Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan menjadi 5,00% usai RDG BI Agustus 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan inflasi rendah dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, meski di luar ekspektasi pasar.
Target pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 sebesar 5,4% diragukan. Analis memprediksi pertumbuhan lebih konservatif, sekitar 5,0-5,1%, karena tantangan domestik dan eksternal. Investasi swasta dan kebijakan yang tepat diperlukan untuk mencapai target.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4% pada 2026, memicu perdebatan. Ekonom ragu target tercapai karena ketidakpastian global. Pemerintah optimis melalui transformasi ekonomi dan fiskal yang sehat.