Kumpulan Berita
Pelita Air mempertahankan On-Time Performance atau performa ketepatan waktu penerbangan. Hal itu disampaikan Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi usai Rapat Koordinasi Inspektur Penerbangan Bidang Angkutan Udara Tahun 2026.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil mengevakuasi jenazah pilot Pelita Air Service, Kapten Hendrick L. Adam, yang mengalami kecelakaan di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menuju Tarakan, Jumat (20/2/2026).
Hendrick Lodewyck, pilot pesawat charter milik Pelita Air registrasi PK-PAA, ditemukan tewas setelah pesawat yang dikemudikannya jatuh di Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2). Jenazah Hendrick dijadwalkan diterbangkan ke Jakarta, Jumat 20 Februari 2026.
Pesawat lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan pada pukul 10.15 WITA dan mendarat di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 11.10 WITA.
Pesawat charter milik Pelita Air terjatuh di area pegunungan Krayan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Pesawat tersebut ternyata baru saja menjalankan misi distribusi BBM ke wilayah perbatasan Long Bawan.
Pesawat Pelita Air jatuh terjadi di area pegunungan wilayah Krayan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Kamis (19/2/2026) siang.