Kumpulan Berita
Berikut runtutan peristiwa dari hilangnya rombongan jurbalis hingga diidentifikasinya jasad ABK Surakman.
Jenazah Surakhman yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu I, rombongan jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, bakal diterbangkan ke Banten besok, Kamis 24 September 2026.
Polisi memastikan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu Utara merupakan awak kapal Arupadhatu I yang hilang kontak di Selat Sunda. Kapal ini dinaiki lima jurnalis bersama tiga awak ketika meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026).
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki menegaskan jaket pelampung (life jacket) dan pelampung berwarna putih, yang ditemukan dalam operasi pencarian tidak berkaitan dengan rombongan jurnalis. Kedua benda itu ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, Kamis 10 September 2026.
Saat ini proses pencarian masih dilakukan melalui jalur laut.
Lima jurnalis dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Hingga Selasa (8/9/2026) sore, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap kapal yang membawa mereka.
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda empat jenis pikap. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap tiga pelaku yang masing-masing berperan sebagai joki, pemetik atau eksekutor, dan penadah.
Polda Banten mengungkap enam kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi selama periode April 2026. Dalam pengungkapan tersebut, delapan orang ditetapkan sebagai tersangka.