Kumpulan Berita

polda metro


Hot Issue
30 December 2024

Harta Kekayaan 3 Kasubdit Narkoba Polda Metro yang Dicopot Imbas Pemerasan Penonton DWP 2024

Tiga Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dicopot dari jabatannya

Nasional
3 December 2024

Polda Metro Gelar Konsolidasi, Bakal Jemput Paksa Firli Bahuri?

Polda Metro Jaya menyatakan sedang melakukan konsolidasi lanjutan terkait kasus dugaan pemerasan dengan tersangka mantan Ketua KPK Firli Bahuri. Hal ini dilakukan dalam rangka menyiapkan langkah hukum selanjutnya terkait perkara tersebut.

Megapolitan
22 November 2024

Polda Metro Tangkap Pria Ngaku Ustaz yang Hipnotis Wanita di Jaksel, Modusnya Baca Mantra

Enam orang berinisial MA, RS, FM, AF, SP, dan ED ditangkap oleh jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena melakukan pencurian dengan modus hipnotis mengaku sebagai Ustaz. Para pelaku merupakan komplotan yang sudah beraksi di berbagai lokasi.

Megapolitan
29 October 2024

150 Perwira di Polda Metro Jaya Dirotasi, Kapolsek hingga Kasat Reskrim Berganti

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto melakukan rotasi terhadap sejumlah jabatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Total ada 150 perwira yang dirotasi mulai dari Kapolsek hingga Kasat Reskrim.

Megapolitan
13 September 2024

Terjadi Kemacetan Parah, Polisi Evaluasi Rekayasa Lalin di Konser Bruno Mars 

Hal itu dilakukan imbas dari terjadinya kemacetan saat acara di hari pertama, pada Rabu, 11 September 2024 lalu.

Megapolitan
23 June 2024

300 Polisi Diterjunkan Amankan Jakarta International Marathon, Berikut Rekayasa Lalin

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya siapkan pengamanan dan sejumlah penutupan jalan.

Megapolitan
9 March 2023

Pacar Mario Dandy Ditahan, GP Ansor: Proses Hukum Berjalan Baik dan Adil

Status AG juga sudah dinaikkan dengan berkonflik dengan hukum.

Megapolitan
2 March 2023

Breaking News! Status Pacar Mario Dinaikkan Jadi Berkonflik dengan Hukum

Kepolisian Daerah Metro Jaya menaikan status hukum pelaku AG yang sebelumnya anak berhadapan dengan hukum