Kumpulan Berita
Polda Riau terus memperkuat penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hingga Senin (7/9/2026), Ditreskrimsus Polda Riau bersama Polres jajaran telah menangani 45 perkara dengan 49 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Polda Riau terus mengintensifkan penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hingga akhir Agustus 2026, sebanyak 37 perkara dengan 40 tersangka telah ditangani Ditreskrimsus Polda Riau bersama jajaran.
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap jaringan perdagangan emas yang diduga berasal dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Pengungkapan tersebut mencakup rantai distribusi dari lokasi tambang ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) hingga toko emas di Kabupaten Kampar.
Upaya memulihkan kawasan pesisir yang terdampak abrasi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mulai diarahkan dalam skala besar. Pemerintah menargetkan penanaman mangrove hingga 1.000 hektare di wilayah Kuala Selat, Kecamatan Kateman.
Oknum Camat berinisial ES dan Kepala Desa berinisial ZO di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, dilaporkan atas dugaan pungutan liar (pungli), terkait pengumpulan dana untuk perbaikan jalan. Warga mendesak Polda Riau mengusut tuntas dugaan tersebut.
Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi memimpin Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau yang menjangkau masyarakat pesisir dan pulau terluar di Pantai Makeruh, Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kamis (6/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Polda Riau menyalurkan berbagai bantuan sosial sekaligus menggelar aksi pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.