Kumpulan Berita
Keluarga Bripda Ignatius Dwi, korban penembakan rekannya sendiri, menyambangi Gedung Bareskrim Polri
Polri resmi memecat Bripka IGP buntut dari peristiwa polisi tembak polisi yang menewaskan Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage.
Aksi polisi menembak polisi terjadi antara anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.
Gelar perkara ini bertujuan untuk memberitahukan fakta-fakta yang terjadi dalam kasus tersebut.
Langkah cepat tersebut merupakan bentuk komitmen Kapolri yang menginginkan Polri bisa semakin presisi dan dipercaya masyarakat.
Berdasarkan percakapan terakhir, tersangka hanya berniat menunjukan senjata tersebut.
Mereka diketahui sebagai senior dan junior yang memiliki hubungan baik.
Berdasarkan pengakuan keluarga, Bripda Ignatius ditembak seniornya yang kecewa karena korban menolak mengikuti bisnis senjata api ilegal.