Kumpulan Berita

Polisi Terlibat Narkoba


Nusantara
5 June 2026

Bekingi Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Dipecat!

Yuliyanto mengungkapkan, sidang KKEP tersebut dilaksanakan pada 2 Juni 2026. Bripka Dedy Wiratama juga sudah ditahan saat ini.

Nasional
18 May 2026

AKP Deky Bekingi Bandar Narkoba di Kutai Barat, Dijerat Pencucian Uang!

Penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih kasus peredaran narkoba dalam jaringan bandar narkoba bernama Ishak.

Nasional
18 May 2026

Eks Kasat Narkoba AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol Usai Dipecat

Setelah turun dari mobil dan dikawal penyidik, AKP Deky bungkam seribu bahasa kepada awak media yang menantinya sejak tadi. Ia memilih diam dan langsung naik lift untuk menjalani pemeriksaan.

Nasional
13 May 2026

Bareskrim Diyakini Tak Pandang Bulu Bongkar Sindikat Narkoba Kutai Barat

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengambil alih penanganan kasus dugaan peredaran gelap narkotika yang melibatkan tersangka Ishak, bandar besar jaringan Kutai Barat, Kalimantan Timur. Hal itu dilakukan untuk memastikan proses penyidikan berjalan lebih mendalam, objektif, dan transparan.

Nasional
12 May 2026

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Diduga Terlibat Bisnis Narkotika

Dugaan keterlibatan itu terungkap berdasarkan pengembangan dari kasus bandar narkoba sindikat Kutai Barat, Ishak.

Nusantara
15 March 2026

Diduga Peras Tersangka Narkoba Rp375 Juta, Dirresnarkoba Polda NTT Kombes Ardyanto Dinonaktifkan!

Dia menambahkan, saat ini Ardiyanto telah dinonaktifkan dari jabatan Dirresnarkoba Polda NTT. Kini, ia pun tengah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri.

Nasional
10 March 2026

Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota, Bareskrim Buru 2 DPO Jaringan Koh Erwin

Koh Erwin merupakan bandar yang diduga menyetor sejumlah uang ke mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

Nasional
Sabtu 28 Februari 2026 12:27 WIB

Terungkap! Eks Kapolres Bima Kota Terima Uang Keamanan dari Bandar Narkoba Koh Erwin

Kata Eko, Didik mengetahui bahwa uang tersebut berasal dari bandar narkoba karena diberikan melalui Malaungi selaku Kasat Narkoba pada saat itu.