Kumpulan Berita
Polri mencatat telah menyelesaikan 3.326 perkara selama pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan secara serentak dimulai pada 1 Mei 2025.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto merasa sangat resah atas aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas).
Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay memerintah Dandim hingga Danrem untuk turun ke lapangan mendampingi polisi untuk menindak premanisme.
Polda Metro Jaya menggandeng TNI dan Pemerintah Daerah menjalankan operasi antipremanisme di wilayah hukum Polda Metro.
Pihak kepolisian menggelar operasi penindakan terhadap premanisme, seperti pemerasan, pungutan liar, pengancaman, hingga penganiayaan, baik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.
TNI bakal mengerahkan satuan telik sandi yang tergabung dalam Tim Penyelidikan dan Pengamanan Fisik (Lidpamfik) untuk memberantas preman berkedok organisasi masyarakat (ormas).
Budi Gunawan mengungkap pemerintah telah membentuk Satgas untuk menangani Premanisme dan Ormas meresahkan.
Pemerintah membentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang meresahkan masyarakat dan menganggu investasi.