Kumpulan Berita

Purbaya.


Hot Issue
23 September 2025

Purbaya Cerita Bansos Minyak Goreng Harusnya 5 Liter, tapi Banggar Setujui 2 Liter

Pemerintah memberikan tambahan stimulus ekonomi dalam paket 8+4+5.

Hot Issue
23 September 2025

Cerita Purbaya Diprotes Hotman Paris Gara-Gara Bunga Deposito Turun

Penempatan dana di bank bertujuan meningkatkan likuiditas dan menurunkan cost of fund

Hot Issue
20 September 2025

KPK Ungkap Potensi Kredit Fiktif Rp200 Triliun di Bank Himbara, Purbaya: Apa Mereka Berani?

KPK ungkap potensi kredit fiktif Rp200 triliun di Bank Himbara. Menkeu Purbaya tegaskan tanggung jawab bank dan lakukan pengawasan internal. Kebijakan pemindahan dana dilakukan untuk percepat belanja negara.

Hot Issue
12 September 2025

Menkeu Purbaya Sebut Dana Rp200 Triliun Bisa Ditarik Kapan Saja

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengalihkan Rp200 triliun dana pemerintah dari Bank Indonesia ke lima bank besar melalui skema deposit on call. Dana ini likuid dan dapat ditarik kapan saja, bertujuan menjaga likuiditas perbankan.

Hot Issue
10 September 2025

Menkeu Purbaya: Aksi Demo di Akhir Agustus Akibat Salah Kebijakan Ekonomi!

Menkeu Purbaya menyalahkan kebijakan fiskal dan moneter atas demo besar Agustus 2025. Ia berjanji perbaiki kebijakan, fokus pada solusi cepat, dan kucurkan Rp200 triliun dari kas pemerintah ke perbankan untuk gerakkan sektor riil.

Hot Issue
10 September 2025

Bisakah Menkeu Purbaya Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%?

Presiden Prabowo Subianto mengganti susunan kabinet (reshuffle), antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Hot Issue
9 September 2025

Sri Mulyani Dicopot Prabowo, Purbaya Yudhi Jadi Menkeu Baru

Presiden Prabowo Subianto telah mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Kepala LPS Purbaya Yudhi Sadewa. Reshuffle kabinet Merah Putih diumumkan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Hot Issue
9 September 2025

Respons Tuntutan 17+8, Menkeu Purbaya: Suara Sebagian Kecil Rakyat yang Hidupnya Masih Kurang

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, tuntuan 17+8 itu dari datang dari sebagian kecil rakyat yang hidupnya terganggu dan masih kurang.