Kumpulan Berita
Radikalisme disebut terus muncul menjelang Pemilihan Umum 2019, tapi kini melalui media sosial dan menggunakan akun palsu.
Rosarita Niken Widiastuti menyebutkan bahwa konten-konten negatif yang berisikan radikalisme dan terorisme menjadi meningkat.
Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menyebut terdapat salah satu kelompok radikal yang mendukung pasangan capres.