Kumpulan Berita
Serangan itu ditujukan kepada dua militan Hamas yang bertanggung jawab atas banyak serangan.
Perempuan menangis dan laki-laki berdoa di samping jenazah yang dikafani.
Organisasi tersebut mengatakan bahwa mereka telah merawat 180 warga Palestina yang terluka.
Israel diketahui tetap melanjutkan serangannya meskipun ada keputusan pengadilan tinggi PBB pada Jumat (24/5/2024).
Netanyahu mengatakan serangan itu tidak dimaksudkan untuk menimbulkan korban sipil.
Israel menegaskan akan terus membasmi pejuang Hamas yang bersembunyi di Rafah.
Pengacara Afrika Selatan pekan lalu meminta pengadilan untuk menerapkan tindakan darurat.
Israel menegaskan bahwa operasinya telah membunuh Hussein Fiad, Komandan Batalyon Beit Hanoun Hama