Kumpulan Berita
Purbaya meminta para investor untuk tetap tenang menanggapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memicu trading halt.
Trading Halt kembali diberlakukan. IHSG kembali anjlok 8% ke level 7.654 pada perdagangan pagi ini, Kamis (29/1/2026) akibat sentimen negatif MSCI.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 3,52 persen ke level 8.027,83 pada perdagangan hari ini, Kamis (29/1/2026).
MSCI mengancam akan menurunkan peringkat pasar modal Indonesia dari kategori emerging market menjadi frontier market.
IHSG ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke level 8.320,56 setelah sempat mengalami trading halt karena anjlok 8 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 7,34 persen ke 8.321,22 pada sesi I perdagangan Rabu (28/1/2026).
Pengumuman MSCI mengenai perubahan metodologi penghitungan porsi saham public alias free float di pasar saham domestik menekan IHSG.
BEI menanggapi keputusan pengelola indeks global, MSCI, yang membekukan sementara perubahan indeks pada saham-saham Indonesia.