Kumpulan Berita
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat kian memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, khususnya dalam sektor pertanian. Melalui proses negosiasi perjanjian perdagangan resiprokal untuk menyeimbangkan neraca perdagangan, Indonesia bakal meningkatkan pembelian produk pertanian AS, yang ditujukan sebagai bahan baku industri domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan perkembangan terbaru mengenai kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Airlangga menegaskan bahwa seluruh proses negosiasi secara substansi telah selesai dan saat ini hanya menyisakan tahap penyelarasan naskah hukum (legal drafting).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa implementasi akses sumber daya strategis ini tengah didiskusikan secara intensif sebagai bagian dari perjanjian dagang AS-RI yang ditargetkan rampung pada Januari 2026.
Pemerintah akan mengirimkan tim khusus ke Amerika Serikat (AS) pada pekan depan untuk melanjutkan pembahasan negosiasi dagang dengan pemerintahan pimpinan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kesepakatan dalam pertukaran data dengan Amerika Serikat (AS) akan tetap mengacu pada aturan dan kedaulatan hukum nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia telah mengajukan beberapa komoditas untuk mendapatkan tarif impor di bawah 19 persen dari Amerika Serikat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaksanakan pertemuan dengan U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick.
Airlangga Hartarto mengonfirmasi Presiden Prabowo Subianto telah melakukan pembicaraan via telepon.