Kumpulan Berita
Rumah subsidi alias hunian murah masih menjadi target pemerintah.
BP Tapera mencatat sejak 2010 dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah dimanfaatkan membangun 1,47 juta unit rumah
Jika rumah-rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) belum layak huni tapi sudah dilangsungkan akad kepada konsumen.
Hal ini disalurkan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka
Besaran Penghasilan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Batasan Luas Lantai Rumah Umum dan Rumah Swadaya
Pemerintah menganggarakan Rp30 triliun untuk bantuan pembiayaan perumahan di 2023
Kementerian PUPR menyiapkan Rp5,1 triliun untuk meningkatkan akses hunian layak
Pengembang perumahan diminta membangun rumah subsidi berkualitas bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).