Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) menyatakan kesiapannya untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah menyusul meningkatnya sentimen risk-off di pasar keuangan global. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi ketegangan militer di Timur Tengah yang mendorong investor beralih ke aset aman (safe haven).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 27 poin atau sekitar 0,16 persen ke level Rp16.829 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (19/2/2026), turun 10 poin atau sekitar 0,06 persen ke level Rp16.894 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 65 poin atau sekitar 0,39 persen ke level Rp16.842 per dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (5/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup turun 12 poin atau sekitar 0,07 persen ke level Rp16.798 per dolar AS pada akhir perdagangan Senin (2/2/2026).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis 0,20 persen pada sepekan perdagangan.
Solikin M. Juhro memaparkan pandangan komprehensif mengenai pengelolaan nilai tukar rupiah dalam sesi tanya jawab uji kelayakan dan kepatutan
Depresiasi mata uang Garuda masih wajar secara persentase dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional.