Kumpulan Berita
Prabowo mengajak masyarakat untuk ikut mengisi formulir sensus dengan sejujur-jujurnya.
Data tersebut akan menjadi dasar bagi Kemenperin untuk melakukan pembinaan terhadap perusahaan yang tidak kooperatif.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) ternyata tidak hanya menjadi agenda prioritas bagi Indonesia, melainkan juga menjadi gerakan global yang dilakukan secara serentak oleh sejumlah negara di belahan dunia lain.
Berbagai keputusan diambil pemerintah untuk membangun perekonomian Indonesia. Mulai dari membangun infrastruktur, memperluas akses pasar, mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, hingga mengembangkan UMKM.
Sensus ekonomi kelima sejak 1986 yang bertujuan memotret secara menyeluruh aktivitas ekonomi di Indonesia
Tidak ada negara yang bisa merencanakan masa depannya tanpa memahami kondisi hari ini. Di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung semakin cepat, kebutuhan akan data yang akurat menjadi semakin penting. Karena itulah Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), sebuah upaya untuk memotret dunia usaha Indonesia secara menyeluruh.
Mendorong berkembangnya berbagai aktivitas usaha di sektor pariwisata, transportasi, akomodasi, perdagangan, hingga ekonomi kreatif.
Badan Pusat Statistik (BPS) mulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin, (15/6/2026).