Kumpulan Berita
Ukraina mengatakan bahwa Rusia meluncurkan 29 rudal dan 480 drone dalam serangan tersebut.
Serangan ini dilancarkan setelah Presiden AS Donald Trump mempersingkat tenggar waktu bagi Rusia untuk berdamai.
Ini merupakan serangan udara terbesar Rusia ke Ukraina dalam dua hari.
Ini merupakan serangan paling mematikan Rusia di Ukraina pada 2025.
Serangan ini terjadi beberapa saat setelah kunjungan utusan AS ke Rusia.
Rusia membantah menyebut serangan tersebut menargetkan pertemuan militer.