Kumpulan Berita
Pemerintah telah mengucurkan subsidi energi hingga Rp502 triliun.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Pemerintah mampu memberikan subsidi BBM, LPG, dan listrik.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara Mengatakan APBN sebagai shock absorber untuk menjaga inflasi terkendali.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa pemerintah akan mengubah skema pemberian subsidi.
Pada sektor energi, terang dia, pemerintah menyalurkan subsidi, yang nilainya mencapai Rp520 triliun
PT Pertamina (Persero) mengumumkan jenis-jenis motor yang dilarang pakai BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar.
Erick Thohir mengatakan, Indonesia memerlukan 8-10 pabrik hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME).
Penggunaan dan pemberian subsidi LPG 3 kilogram (kg) tidak tepat sasaran.