Kumpulan Berita
The Fed kembali mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75?lam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Juli 2026.
Indeks S&P 500 turun 0,27?n ditutup di level 6.606,49 poin. Indeks Nasdaq melemah 0,28% menjadi 22.090,69 poin
Harga Bitcoin (BTC) pada Kamis (29/1) kembali mengalami pelemahan di bawah USD90.000 setelah Federal Reserve memutuskan untuk menahan suku bunga acuan.
Secara historis, indeks S&P 500 menguat 2,3% month-to-month pada akhir Oktober 2025
Vice President Infovesta, Wawan Hendrayana memperkirakan Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) akan menahan penurunan suku bunga pada rapat kebijakan yang dijadwalkan 28-29 Oktober 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan ketidakpastian ekonomi global mereda. Dengan PMI global positif dan pemulihan manufaktur, ini saatnya industri ekspansi. Turunnya suku bunga The Fed jadi sentimen positif.
Harga Bitcoin mencetak rekor baru di Rp2 Miliar, didorong oleh inflasi AS yang stabil dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Korporasi besar mulai melirik Bitcoin sebagai aset treasury jangka panjang.
Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, kembali mencetak rekor penutupan pada perdagangan Rabu waktu setempat.