Kumpulan Berita
Swasembada pangan di Indonesia diproyeksikan akan terus berlanjut sepanjang tahun 2026 berkat peningkatan volume produksi domestik. Sebanyak delapan komoditas pangan strategis, termasuk beras, tercatat telah mencapai status swasembada, dengan tiga di antaranya bahkan sudah berhasil di ekspor.
Prabowo menyatakan Indonesia percaya diri menghadapi dampak global. Termasuk penutupan Selat Hormuz akibat konflik Iran dan Amerika Serikat (AS).
Presiden Prabowo mengatakan bahwa Indonesia saat ini sudah mencapai swasembada pangan.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan global dibandingkan banyak negara lain. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia akan menjadi negara swasembada daging dalam lima tahun ke depan. Hal itu ia sampaikan saat Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026 kemarin.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada daging dalam lima tahun ke depan. Target tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini semakin dihormati banyak negara karena berhasil mencapai swasembada pangan. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan Indonesia mencapai swasembada pangan. Impor pangan strategis Indonesia saat ini hanya berada di kisaran 5 persen.